Header Ads

HEBOH PENANGKAPAN DRIVER GRAB MAIN TUYUL DI MEDAN



Fbola.com: Baru Beberapa hari yang lalu kasus pengemudi grab tuyul yang di tangkap di makassar terdengar,Kepolisian Kota medan akhirnya menangkap juga 5 orang pengemudi grab tuyul yang berencana mengambil gaji hasil manipulasi pekerjaan mereka.

Ke 5 orang yang bekerjasama mengakali sistem Grab yang bernama AS,BT,AH alamat Marelan Medan dan 2 lagi TI dan SS berasal dari Delitua,pada awalnya pihak grab mencurigai laporan data pengemudi TI dan SS yang tidak seperti biasanya,dan bersama pihak kepolisian mereka mencoba membuat pesanan fiktif  untuk memancing ke 2 pengemudi tersebut.

Akhirnya pengemudi yang terjebak itu tidak bisa mengelak lagi berdasarkan barang bukti yang terdapat di mobil dan di tempat tinggal mereka.
Ratusan handphone yang berisi data penumpang fiktif disita oleh pihak kepolisian,disana juga terdapat puluhan data pengemudi (Driver) yang identitasnya bukan identitas asli pelaku.

Adapun cara pelaku ini,menggunakan aplikasi tertentu untuk menyiasati promo maupun intensif yang di berikan oleh Grab,cara kerja mereka seolah olah mereka mengantarkan penumpang,akan tetapi mereka sedang di rumah atau hanya diam di mobil sambil menggunakan aplikasi Android illegal lain seperti : Mock Location,Fake GPS dan beberapa aplikasi lainnya,dan hanya kurang dari 1 jam pelaku sudah mendapatkan puluhan orderan fiktif.
Pelaku biasanya memiliki beberapa akun Driver Grab untuk memudahkan aksinya.






Kasus kecurangan pengemudi grab ini merupakan kasus pertama yang terungkap di medan,dan merupakan kasus kecurangan ke 2 di indonesia setelah kota makassar beberapa hari yang lalu.

Berdasarkan kejadian2 ini pihak grab mengungkapkan mereka sudah mengalami kerugian hingga beberapa triliyun atas ulah pelaku Pengemudi dengan orderan fiktif,dan di sinyalir kejadian seperti ini dilakukan oleh hampir 1/2 Driver yang bekerjasama dengan Grab.

Menurut Managing Director of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, pengungkapan pengemudi Grab fiktif di Makassar dan di Medan adalah awal dari kasus pelanggaran Driver,Mereka akan Memproses melalui jalur hukum Dengan bekerjasama  kepada Kepolisian dan semua pihak jajarannya,sudah saatnya untuk mempidanakan para pelaku Grab "tuyul"karena ini termasuk pelanggaran kriminal.

Bagi kami ini adalah komitmen dan kami butuh gerak cepat dengan Kepolisian dan semoga ini menjadi langkah awal untuk lakukan hal serupa di daerah lain di Indonesia. Ini bisa membawa efek yang baik untuk seluruh Indonesia nanti karena layanan Grab sudah diandalkan oleh masyarakat sejingga kenyamananya menjadi hal prioritas yang penting bagi kami," demikian Ridzki.


Agen Bola Fbola.com

Agen Bola Fbola.com
Official Wordcup 2018
Diberdayakan oleh Blogger.